TMMD Ke-111 Wujudkan Program Pemerintah Membangun Dari Pinggiran

  • Whatsapp
TMMD Ke-111 Wujudkan Program Pemerintah Membangun Dari Pinggiran
  • Save
TMMD Ke-111 Wujudkan Program Pemerintah Membangun Dari Pinggiran

Bengkayang, Kalbar | Ujungjalan.com – Semboyan dengan semangat gotong-royong membangun negeri, demikian seperti yang dilakukan oleh anggota Satgas TMMD ke-111 Kodim 1202/Singkawang bersama warga desa Sentangau Jaya, kecamatan Seluas, kabupaten Bengkayang, provinsi Kalimantan Barat.

Dari ujung perbatasan Indonesia – Malaysia , semangat untuk gotong – royong dalam membangun tidak diragukan lagi yang dilakukan oleh warga desa Sentangau Jaya bersama TNI.

Bacaan Lainnya
  • Save

Bahu – membahu, saling bekerja sama dalam kegiatan TMMD ke -111 Ta 2021 di desa Sentangau Jaya kecamatan Seluas kabupaten Bengkayang.

Kegiatan TMMD yang dilaksanakan selama 30 hari mulai tanggal 15 Juni s/d 15 Juli 2021. Yaitu dengan sasarannya kegiatan Fisik dan Non Fisik.

Disaat itu Kapenrem 121/Abw Mayor Inf Supriyono sedang meninjau salah satu sasaran pembuatan rabat Beton sebagai bentuk kegiatan fisik dari TMMD tersebut.

Baca Juga : Sinergitas TNI Dan Polri Hari Bhayangkara Ke-75 Mendukung Percepatan Vaksinasi Covid-19 Masyarakat Badau

“Terlihat begitu semangat para warga desa yang menjadi sasaran TMMD, mereka bahu – membahu tidak mengenal lelah, sambil sesekali bercengkrama bersama prajurit TNI,” cerita Mayor Info Supriyono pada Jum’at (25/6/2021).

  • Save

Sembari menarik nafas dalam – dalam, Mayor Inf Supriyono melanjutkan penuturannya, inilah bukti kebersamaan, kemanunggalan dan sinergitas TNI bersama rakyat.

“Inilah perwujudan bakti TNI kepada negeri, untuk selalu terdepan dalam mengayomi masyarakat,” paparnya lagi dengan cukup serius.

Mayor Inf Supriyono yang pernah menjabat Kasdim 1205/Sintang, tersebut menjelaskan, betapa selama ini masyarakat desa Sentangau Jaya yang begitu rindu akan kemajuan, desanya melalui sentuhan pembangunan.

Baca Juga : Sinergitas TNI Dan Insan Pers, Dandim 1208/Sbs Anjangsana Bersama

“Bisa saya katakan bahwa, desa Sentangau Jaya adalah sebuah desa yang terletak di ujung negeri ini, wajar jika kemudian warga desa yang sering melihat perbedaan keadaan di negeri Jiran Malaysia dengan Indonesia, karena begitu dekat dengan perbatasan,” ujar Mayor Inf Supriyono yang saat ini menjabat Kapenrem 121/Abw.

Pelaksanaan TMMD ke-111 Kodim 1202/Singkawang di desa Sentangau Jaya, kecamatan Seluas, kabupaten Bengkayang telah menunjukkan progres yang signifikan saat ini.

Sejumlah pembangunan infrastruktur di desa Sentangau Jaya sudah mulai memperlihatkan hasil, diantaranya seperti pembuatan jalan rabat beton.

Luar biasa antusias warga saat membantu pengerjaan jalan rabat beton sepanjang 350 Meter, oleh satgas TMMD ke-111 Kodim 1202/Singkawang.

Pengerjaan jalan telah dilaksanakan, kemudian warga Sentangau Jaya antusias membantu seperti pemasangan papan mal pada pinggir jalan nantinya yang akan dilakukan pengecoran.

Kepala desa Sentagau Jaya bapak Aloysius saat ditemui mengatakan bahwa, warga menyambut baik kegiatan ini, semua saling bahu membahu ikut mengerjakan sasaran TMMD ini.

Baca Juga : Panglima TNI Tegaskan 4 Pilar Tegakkan PPKM Mikro di Madiun

“Semua warga sudah saya bagi ada yang mengerjakan di rabat Beton, gereja, Masjid, MCK,” ungkap kepala desa Aloysius.

Desa Sentangau Jaya adalah merupakan desa boleh tergolong tertinggal dalam program pembangunan.

Sehingga saat ada program TMMD sudah sesuai dan sejalan apa yang menjadi agenda presiden Joko Widodo yaitu Nawacita, diantaranya cita ke tiga ” Membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam Kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Membangun Indonesia dari pinggiran, demikian seperti yang menjadi program pemerintah pusat,” kata Kapenrem.

Kembali ke cerita warga desa, begitu kompaknya warga dengan gerobak yang di dorong ada yang menarik untuk mengantarkan material pasir untuk menimbun jalan. Pasir sebagai alas dasar untuk pengecoran.

“Inilah yang ditunggu dalam pembangunan jalan di desa kami,” kata bapak Aloysius.

Bapak Aloysius mengatakan sebelum jalan ini kalau tidak dibuat rabat Beton, setiap hujan seperti kolam ikan tidak bisa dilewati dan pada musim kemarau banyak debu yang berterbangan, sangatlah memprihatinkan sekali keadaannya.

Baca Juga : Jaga Kebersihan Lingkungan, Batalyon Infanteri 642/Kapuas Bersama Warga Bersihkan di Sekitaran Desa Sengkuang Kab. Sintang

“Saya berharap nantinya setelah TMMD ini hasilnya dapat dirasakan oleh masyarakat, dapat meningkatkan perekonomian masyarakat dan tidak kalah penting juga harus tetap dirawat,” papar bapak Aloysius.

Ada lagi pembangunan rabat beton di dusun bukit sangge sepanjang 280 M dengan lebar 4m walaupun masih dalam proses pengerjaan akan tetapi luar biasa terlihat perubahan di dusun Bukit Sangge.

“Tidak ketinggalan juga dibangun gorong-gorong atau jembatan box culvert di dusun Bukit Sangge,” terang bapak Saripudin sang kepala dusun yang terkenal ramah tersebut.

Terlihat lalu lalang anggota Satgas TMMD dan juga warga berganti-gantian mendorong gerobak arku, membawa pasir, batu, semen.

Gemuruh terdengar suara molen, mesin pengaduk adonan bahan cor untuk rabat beton tak hentinya disepanjang jalur tersebut.

“Jikalau kita lihat serasa mimpi, ternyata yang selama ini saya lihat, saya dengar dan saya baca melalui berita, oh ini rupanya TNI manunggal bersama rakyat,” ujar bapak Saripudin.

Dari dusun Bukit Sangge, desa Sentangau Jaya, bukan hanya sekedar cerita fiktif, namun nyata adanya kemanunggalanTNI.(Penrem 121/Abw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *