Manifestasi TNI Kuat Bersama Rakyat Secara Komprehensif Melalui Program TMMD

  • Whatsapp
Manifestasi TNI Kuat Bersama Rakyat Secara Komprehensif Melalui Program TMMD
  • Save
Manifestasi TNI Kuat Bersama Rakyat Secara Komprehensif Melalui Program TMMD

Ujungjalan.com | Bengkayang, Kalbar – DESA SENTANGAU JAYA, sebuah desa dengan jumlah penduduk 900 an jiwa dengan jumlah 500 kepala keluarga (KK), luas wilayah desa 3.500 km persegi itu, dulunya siapa ? yang kenal.Namun semenjak masuk program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD), Sentangau Jaya mulai dikenal publik.

Perjalanan menuju desa Sentangau Jaya dari kabupaten Bengkayang, cukup melelahkan, sampai di kecamatan Seluas lalu dari kecamatan Seluas menuju desa Sentangau Jaya.

Bacaan Lainnya

Perjalanan menuruni jalan perbukitan sampai ke bawah terdengar gemericik air sungai ohe sedikit jembatan membentang, belum sampai di situ saja kembali gas mobil mulai di geber karena tanjakan, selanjutnya menuruni tanjakan tersebut kembali suara air dari sungai Parabeh dengan sebuah jembatan penghubung,

Warga desa Sentangau Jaya
  • Save

Dari jembatan tersebut sudah mulai tampak beberapa bangunan kantor di desa tersebut, kantor desa Sentangau Jaya, Puskesmas Pembantu (Pustu), berdecak kagum ketika perjalanan mulai memasuki lingkungan masyarakat, lain dulu lain sekarang begitu sebuah ungkapan.

Apa yang lain? menurut penuturan kepala desa Sentangau Jaya Aloysius saat itu ditemui karena lelahnya selama perjalanan, sembari istirahat bertemu dengan beliau kepala desa Sentangau Jaya, “,begini saya ceritakan,” kata Aloysius mulai membuka obrolan hangat, pada Sabtu (10/7/2021).

Diapun mulai menarik nafasnya, dulu desa ini, kata dia membuka obrolan, anda lihat itu jalan rabat beton? jalan kaki saja lumpur yang lengket di saat hujan, juga debu di saat panas.Semenjak TNI atau Satgas TMMD ke-111 Kodim 1202/Singkawang masuk kemari, wow anda lihat sendiri sekarang.

“Di sore hari layaknya jogging track, anak-anak, remaja, maupun orang tua berjalan kaki menapaki jalanan rabat beton yang saat ini sudah 100% selesai dikerjakan oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat,” ujarnya.

Benar adanya terlihat rabat beton dengan lebar 4 meter dengan bentang panjang kurang lebih 350 meter tersebut mulai menghiasi wajah desa Sentangau Jaya.Senyum ceria dari para warga desa tersembul.

“Kami juga tidak pernah menyangka sebelum ini jika desa kami mendapatkan sasaran kegiatan TMMD ke-111, kelar sudah jalan desa kami dipoles oleh personel Satgas TMMD,” ungkapnya dengan penuh rasa suka cita.

Desa terpencil di ujung negeri ini yang dihiasi dengan panorama alam yang terdiri dari beberapa aliran sungai, serta beberapa perbukitan itu laksana panorama yang eksentrik.

Salah satu yang menjadi ikoniknya adalah bukit Kabasi yang berada di dusun Tridaya Makmur desa Sentangau Jaya, dan satu lagi yang menjadi ikoniknya adalah sungai Mayak walaupun ada sebuah sungai lebih besar yaitu sungai Sentangau, namun sungai Mayak tetap menjadi ikoniknya.

Desa Sentangau Jaya Kini Mulai Berubah

Dijelaskan oleh Kapenrem 121/Abw Mayor Inf Supriyono bahwa Satgas TMMD ke-111 kodim 1202/Skw bersinergi dengan warga desa Sentangau Jaya ngebut menyelesaikan progres pembangunan jalan, jembatan dan lainnya.

Desa Sentangau Jaya kini mulai punya warna baru, pembangunan jalan rabat Beton sepanjang 350 meter dengan lebar 4 meter seperti yang sudah di ceritakan diatas sudah selesai.

Kemudian pembangunan jalan rabat beton sepanjang 280 meter dengan lebar 4 meter juga sudah selesai dikerjakan oleh personel Satgas TMMD ke-111 bersama masyarakat.

Lanjut pembangunan jembatan dengan ukuran Panjang 3 meter selebar 4 meter 1 unit, jembatan sepanjang 2 meter dengan lebar 6 meter, tinggi 2 meter 1 unit juga sudah rampung.

Jembatan box culvert dengan ukuran panjang 4 meter, lebar 1 meter sebanyak 2 buah sudah rampung juga.

Untuk fasilitas umum lainnya yaitu sarana Ibadah seperti pembuatan pagar gereja Kristoforus dengan total volume 158 meter, setinggi 1.2 meter juga rampung.

Kemudian lanjut oleh keterangan dari Kapenrem 121/Abw, di desa Sentangau Jaya terdapat 1 fasilitas kesehatan Puskesmas Pembantu (Pustu) dalam kegiatan TMMD ke-111 ini juga melakukan renovasi Pustu tersebut.Kini Pustu tersebut sudah mulai tampak perubahannya.

“Inilah perwujudan bakti TNI melalui kegiatan TMMD ke-111, kemanungalan TNI bersama rakyat ujar untuk menguatkan pertahanan dan ketahanan Nasional,” jelas Kapenrem pada Minggu Sabtu (10/7/2021).

Ia katakan bahwa, kehadiran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) dalam upaya meningkatkan taraf hidup rakyat khususnya di bidang kesehatan menjadi harapan kita semua.

“Karena apabila masyarakat tidak sehat tidak akan mudah dipengaruhi oleh paham atau pengaruh yang negatif, begitu juga apabila Masyarakat sehat pasti negara kuat, rakyat tidak bisa dipengaruhi oleh siapapun,” jelas Mayor Inf Supriyono yang saat ini bertugas sebagai kepala penerangan di satuan Korem 121/Alambhana wanawai.

Tidak terasa program Tentara Nasional Indonesia Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-111 Kodim 1202/Skw yang dilaksanakan selama 30 hari saat dimulai pada tanggal 15, Juni, 2021 yang lalu kini hampir selesai.

Kemudian pada tanggal 15 , Juli, 2021 yang akan datang akan ditutup. Kegiatan TMMD ke-111 dengan mengambil tema, “TMMD WUJUD SINERGI MEMBANGUN NEGERI,”.Penuh keharuan masyarakat desa Sentangau Jaya akan ditinggalkan oleh personel Satgas TMMD.

Selama satu bulan penuh kebersamaan mereka kata Aloysius kades Sentangau Jaya, “kini mulai ada rasa bangga menjadi bagian dari anak negeri walaupun jauh berada di pinggiran Indonesia,” gumamnya

Sentuhan demi sentuhan baik pembangian secara fisik maupun non fisik, seperti penyuluhan pertanian, kesehatan, kesejahteraan, ketahanan Nasional, tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba, tuntas dilaksanakan secara sinergis oleh Satgas TMMD bersama Stacholder pemerintah yang lainnya.

“Warga desa saya mulai bertambah pengetahuannya, bagaimana perencanaan keluarga, bagaimana mencegah akan bahaya penyalahgunaan narkoba, apalagi di wilayah perbatasan RI-Mly ini sangat rawan akan peredaran gelap narkoba,” paparnya.

Warga desa Sentangau Jaya yang mayoritas penduduknya menggantungkan hidupnya dari hasil pertanian dan perkebunan, dengan kehadiran TNI melalui kegiatan TMMD, mulai mendapatkan tambahan informasi bagaimana bertani dan berkebun yang baik.

“Saya selama ini tidak pernah menyangka ternyata di dalam satuan TNI ini komplit, mahir di segala bidang kehidupan masyarakat,” jelas Aloysius.

Telah membekas di sanubari warga desa Sentangau Jaya TNI manunggal bersama rakyat, adalah sebuah kekuatan yang dahsyat sebagai ketahanan Nasional.

“Baru kali ini kami faham jika TNI bersama rakyat maka kekuatan negara ini tidak mampu digoyahkan oleh pihak manapun,” jelas Aloysius.

Selamat jalan bapak-bapak TNI, selamat bertemu kembali dengan para keluarga yang selama ini ditinggalkan bertugas pada kegiatan TMMD ke-111 Kodim 1202/Skw.
(Penrem 121/Abw)

Baca Juga: TNI Bangun Pos Kamling untuk Masyarakat di Pasar Skouw, Distrik Muara Tami Jayapura

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *