Cara Menghilangkan Flat Spot Pada Mobil

  • Whatsapp
Ban Mobil
Cara Menghilangkan Flat Spot Pada Mobil

JAKARTA, Ujungjalan.com – Banyak yang beranggapan mobil yang jarang digunakan akan lebih awet dan bebas dari perawatan.

Padahal, pada kenyataannya kendaraan yang terparkir lama di rumah, bisa menimbulkan kerusakan pada salah satu komponen, seperti ban mengalami flat spot.

Biasanya, flat spot disebabkan oleh beban mobil yang menimpa ban di satu sisi secara terus menerus. Kondisi itu membuat bagian ban bersinggungan langsung dengan permukaan lantai atau aspal menjadi tertekan hingga terkikis dengan sendirinya.

Baca juga : Potret Angelina Jolie Dalam Mendukung pengusaha peternak lebah wanita di seluruh dunia

Jika hal itu sudah terjadi, biasanya ban akan terasa ganjal dan ada getaran saat berkendara. Lantas bisakah memperbaiki flat spot pada mobil tanpa harus mengganti dengan ban baru?

On Vehicle Test (OVT) Manager PT Gajah Tungga Tbk Zulpata Zainal mengatakan, jika flat spot pada ban belum terlalu parah, bisa saja diperbaiki dengan catatan lapisan telapak ban belum tertekuk parah.

“Kalau belum terlalu parah, lama-lama flat spot akan kembali normal. Caranya, isi udara pada ban sampai 44 psi, lalu jalankan beberapa saat. Namun jika tidak mempan, berarti lapisan bajanya sudah rusak,” ujar Zulpata saat dihubungi Kompas.com, Minggu (23/5/2021).

Zulpata melanjutkan, untuk tekanan angin bisa disesuaikan dengan yang direkomendasikan pabrikan mobil, biasanya tertera pada pilar pintu pengemudi.

Namun, ada salah satu kondisi dimana flat spot pada ban mobil sudah tidak bisa diperbaiki dan sebaiknya segera diganti dengan ban baru.

Baca Juga : Teguran Tegas MENHUB Kepada Masyarakat Sumatra Yang Menyebrang Ke Jawa Wajib Tes Rapid Antigen

“Flat spot yang disebabkan akibat panic brake di rem yang bukan ABS tidak dapat diperbaiki. Sebab sudah membuat keausan ban setempat di bagian telapak ban, biasanya di roda depan,” ucapnya.

Tetapi, jika pemilik mobil merasa tidak nyaman dengan adanya getaran karena flat spot pada ban, Zulpata menyarankan lebih baik mengganti dengan yang baru.

“Sebetulnya flat spot tidak akan menimbulkan masalah selain getaran tadi, apalagi sampai meledak. Kecuali, ketika berjalan menubruk benda keras atau tajam dan tekanan udaranya kurang,” kata dia.

Sumber : Kompas.com

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *